Sejarah Yunani Kuno : 1. Dewa Zeus (Raja / Dewa iklim, petir, cuaca)

Friday, March 30, 2012

Zeus (Yunani: Ζεύς) atau Dias (Δίας) adalah raja para dewa dalam mitologi Yunani. Dalam Theogonia karya Hesiodos, Zeus disebut sebagai "Ayah para Dewa dan manusia".
Zeus tinggal di gunung Olympus. Zeus adalah dewa langit dan petir. Simbolnya adalah petir, elang, banteng dan pohon ek. Zeus sering digambarkan oleh seniman Yunani dalam posisi berdiri dengan tangan memegang petir atau duduk di tahtanya.
Zeus juga dikenal di Romawi Kuno dan India kuno. Dalam latin disebut lopiter sedangkan dalam bahasa sanskerta disebut Dyaus-pita.

Zeus adalah anak dari Kronos dan Readan merupakan yang termuda di antara saudara-saudaranya. Zeus menikah dengan adik perempuannya, Hera yang menjadi dewi penikahan.
Zeus terkenal karena hubungannya dengan banyak wanita dan memiliki banyak anak. Anak-anaknya antara lainAthena,Apollo, Artemis, Hermes, Ares, Hebe, Hefaistos, Persefon, Dionisos, Perseus, Herakles, Helene, Minos dan Mousai.

Zeus membagi dunia menjadi tiga dan membagi dunia-dunia tersebut dengan kedua saudaranya, Poseidon yang menjadi dewa penguasa lautan,  dan Hades yang menjadi dewa penguasa dunia bawah (alam kematian). Pendapat lain mengatakan bahwa pembagian tersebut dilakukan berdasarkan undian yang dilakukan tiga dewa tersebut.


Zeus dikaitkan dengan dewa Jupiter dari mitologi Yunani, dewa Amun dari mitologi mesir, dewa Tinia dari mitologi Etruska, dan dewa Indra dari mitologi Hindu. Zeus, bersama Dionisos, dihubungkan dengan dewa Sabazios dari Frigia, yang dikenal sebagai Sabazius di Romawi.

Zeus lahir saat Kronos memerintah dunia dengan menyebar segala bentuk kejahatan. Dewa-dewa di Kreta bergegas menolong bayi Zeus, bidadari dan peri hutan merawat bayi Zeus. Binatang hutan sangat menyayangi Zeus. Amaltea, si kambing suci merawat Zeus dengan kasih sayang.
Suatu hari, karena Zeus yang terlalu kuat memegangi tanduk Amaltea saat bermain di punggungnya, tanduk itu patah. Dewa kecil itu menghibur Amaltea dengan berjanji bahwa tanduknya yang telah patah akan menjadi Tanduk Kelimpahan. Maka setiap Amaltea mengayunkan tanduknya, mengalirlah segala macam buah yang lezat.
Seekor burung rajawali yang bijak selalu membawakan minuman nektar untuk Zeus.
Ceritanya tentang tempat-tempat yang jauh sangat memesonakan ditelinga Zeus. Dari rajawalilah Zeus tahu tentang nasib saudara-saudaranya dan kejahatan Kronos.
Metis anak Okeanus dewi yang tahu semua tanaman di bumi, memberikan minuman dari tumbuhan untuk diminumkan kepada Kronos. Akibatnya keluarlah semua saudara Zeus dari perut ayahnya yang jahat melewati mulutnya.

Dunia dibangun kembali dan dipimpin Zeus dari Olympus bersama dewa-dewa. Ia beristrikan Hera, sedang dewa-dewi yang terkenal diantaranya Temis dan Yustisia dewi hukum dan keadilan, Irene pembenci perang, Nike dewi kemenangan serta Furi dewi pembalasan.
Zeus akhirnya berniat menjatuhkan Kronos dari tahta para dewa.
Okeanus membantu Zeus dan menyarankan mengeluarkan saudara-saudaranya dari perut Kronos. Menyadari bahaya yang muncul, Kronos memanggil saudara-saudaranya, para Titan. Zeus dan saudara-saudaranya dibantu dewa Okeanus, Kretos, Zelos dan Nike juga Prometeus putra Titan Lapetus yang penyayang.
Raksasa mata satu, Kiklopes, juga ada di pihak Zeus. Mantel Zeus dari bulu Amaltea yang sakti melindunginya dari bahaya. Akhirnya perang pun pecah dan berlangsung selama 10 tahun! Dunia tersa mencekam saat itu.
Awan gelap, guntur dan ombak lautan menggila. Gempa dahsyat dan sepak terjang para Titan dan para kesatria memporak-porandakan dunia!
Akhirnya para Titan takluk dan dimasukkan dalam Tartarus. Dewa-dewa pemenang perang pergi menuju Olympus.

Dewi Bumi murka melihat anak-anaknya dimasukkan ke dalam Tartarus, maka dilahirkanlah Taifun seekor naga raksasa yang mengerikan.
Taifun menyerang Zeus dan perkelahian dahsyat terjadi sampai jauh ke Suriah. Akhirnya atas bantuan Hermes putra Zeus, Taifun dapat dikalahkan. Perkelahian itu menjadi muasal terjadinya Pegunungan Berdarah di Trakia dan gunung berapi Etna. Zeus menyebarkan duka dan kegembiraan bagi manusia.

Takdir diatur oleh dewi Kloto pemegang benang kehidupan, Lakhesis penarik undian keberuntungan dan Anthropos yang mencatat segala yang diputuskan oleh dua dewi yang tak lain adalah kakak-kakaknya putri Zeus.
Sementara itu Dewi Fortuna menyebarkan keberuntungan bagi yang bernasib baik. Di Olympus ada 12 dewa yang sangat dihormati yaitu: Zeus sendiri, Hera istrinya, Atena dewi kebijaksanaan, seni dan perang yang adil, Apollo, Poseidon dewa laut, Artemis yaitu dewi malam purnama, Afrodite dewi cinta, Hefestus yang pincang dewa api dan kerajianan , Hermes yang cerdik dengan sandal bersayap, Ares dewa perang, serta Hestia dewi rumah tangga.

0 komentar:

Post a Comment